Kau yang slalu menemani
hari-hariku
Disaat sedih maupun
bahagia
Kau yang slalu membuat
ku tersenyum
disaat senyumku
menjauh dari ku
Tapi….
kebahagiaan itu seakan
terasa hampa
mana kala ku harus
meninggalkanmu
meninggalkanmu jauh
dari hidupmu
Sedih… Gundah….
Disaat ku harus pergi
meninggalkanmu
dan meninggalkan semua
kasih sayang
yang kau berikan selama
ini
Tetap tegar sayang ku
Ku pergi hanya ‘tuk
sementara
ku yakin kita bisa
menjalani semuanya
Ku harap
Kasih kita takkan pernah
pudar ditelan waktu dan
jarak
Tunggulah kehadiranku….
Aku berjanji akan
menjaga cinta kita…
Selamat Tinggal….
Jika Anda menginginkan sesuatu yang belum pernah anda miliki, Anda harus bersedia melakukan sesuatu yang belum pernah Anda lakukan. If you want something you ’ve never had, you must be willing to do something you ’ve never done.
Tampilkan postingan dengan label Kenangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kenangan. Tampilkan semua postingan
Kamis, 10 Maret 2011
AKU BENCI KAMU
Tuhan. . . Padamkanlah rasa
yang ada di hatiku sebelum
ia membakar seluruh
tubuhku, hapuskanlah
pikiranku sebelum ia
mengendalikan otakku.
Tenggelamkanlah jiwaku
sebelum jiwaku
memunculkan dirinya.
Pudarkanlah cinta dan
sayang ini sebelum ia
mewarnai hari-hariku.
Jahitlah mulutku sebelum ia
bertutur, butakanlah aku
sebelum aku melihatnya dan
tulikanlah aku sebelum
mendengarnya,
lenyapkanlah panca
inderaku ini untuknya
karena jika semua itu tak
terjadi, aku akan luluh lagi
karenanya.
Perasaanku yang dulu kuat
bagai batu untuknya kini
telah menjadi lumpur yang
sangat becek dibuatnya,
lemah dan tak berarti. Aku
berikan semua yang
dikehendaki olehnya tapi
kemudian setelah aku
lumpuh, dia masih tega
mengiris-irisku kemudian
menikamku dengan kata-
katanya, tak berartikah
semua yang telah kuberikan
untuknya.
Angin terlalu tinggi
membawanya ke angkasa
kini, tapi tak sadarkah ia
bahwa ketika ia semakin
tinggi dan kemudian ia
terjatuh maka ia akan
merasakan sakit yang amat
sangat karena jatuh dari
ketinggian langit tertinggi. Ia
kini buta akan tanah yang
telah membuatnya hidup,
lupa akan air yang
membuatnya tumbuh, lupa
akan rasa yang telah
memberinya kebahagiaan. Ia
kini merasa mampu
berpindah seenaknya dari
satu hati ke hati yang lain
dan melupakan kisah-kisah
yang membuatnya sangat
berarti dahulu. Apakah ia
bagai patung yang tak
memiliki rasa kini.
Matahari tak sehangat
dahulu, ia pun yang dulu
mulia kini lebih jahat dari
segala mahluk. Rasa, jiwa,
hati, mata, telinga, mulut
ataupun lidahnya tak lagi
menyinarkan kejujuran
bahkan nafasnya pun tak
harum lagi. Mengapa ia
sangat berubah dari yang
ku kenal dahulu, mengapa ia
terlalu murah untuk
mengumbar rasanya,
mengapa ia terlalu mudah
untuk dimiliki. Menyesallah
sebelum penyesalan
menjemputmu.
Mata ini terlalu perih untuk
melihat kenyataan hari ini,
telinga ini pun sakit
mendengarkan cerita duka
dunia ini, hati ini pun luka
mengetahui rasa yang
sebenarnya, semua
gerakan lidah tertuju
padanya. Tak tahukah dia
bahwa musuh tak selamanya
musuh dan sahabat tak
selamanya abadi karena roh
ini pun takkan selamanya
melekat di raga ini.
Semua dibawah langit
seakan dapat ditaklukkan
olehmu, sesungguhnya jika
engkau sadar bahwa hati-
hati yang mengisi hatimu kini
tenyata terlalu cepat
melupakanmu setelah
menghisap sari yang ada
dihatimu, itu karena mereka
cuma menginginkan
kenikmatan yang kemudian
menjadikanmu sampahnya
dan itu terjadi karena
mereka cuma mejadikanmu
mainan dari rasa-rasa
mereka. Tak pernahkah
engkau sadari arti hadirku
disini yang menawarkan
sejuta warna hati,
menyuguhkan kepercayaan
cinta sejati, dan mencoba
memberi kenyataan dari
mimpi-mimpimu. Aku telah
berusaha dengan amat
sangat merubah diriku
seperti keinginanmu demi
kesenaganmu, tapi engkau
justru mengangapku tak
ada seperti asap, seakan
tak berarti seperti
bayangan, tak
menghiraukanku bagai angin
lalu.
Kita lahir dari dada Tuhan
yang ditelurkan oleh jiwa
alam, kita merangkak
bersama, berjalan bersama
tetapi saat engkau berlari
meninggalkanku begitu jauh
dan kemudian hari yang
kejam itu pun memisahkan
kita dan menyesatkanmu.
Kenangan yang tertangkap
di dinding hari yang telah
kita lalui tak mampu
menyadarkanmu akan cinta
yang begitu tulus ini. Lupa,
lupa dan lupakah engkau
akan semua cerita dahulu,
buta, buta dan butakah
engkau akan kegemerlapan
cinta-cinta sesaat dan hati-
hati yang palsu serta rasa-
rasa yang semu. Jubah
impian belaka itu terlalu
tinggi menutupi pandangan
jiwamu.
Kata-katamu terlalu tajam
merobek hatiku, sikapmu
terlalu dalam menusuk
jiwaku, cintamu terlalu
mengoyak-ngoyak
pikiranku. Engkau
membuatku sakit tapi tak
dapat membunuhku dan aku
tak ingin engkau menjadi
penguasa raga maupun
pikiranku. Namun kesakitan
parah itu merubahku kini
serta engkau yang
membuatku harus
melupakanmu.
Walau hatiku mungkin
takkan pernah lagi dapat
engkau miliki tetapi aku
akan selalu ada untukkmu.
Yakinlah bahwa aku akan
tetap menyayangimu dan
takkan melupakan hati yang
dahulu mengisi
kebahagiaanku.
Melalui jendela langit aku
ingin selalu melihatmu …
melalui angin aku ingin
selalu mendengarmu …
melalui sinar matahari aku
ingin selalu mengetahui
rasamu … melalui bau hari
aku ingin engkau tahu
bahwa jiwaku masih milikmu
karena Angin itu telah
menerbangkan hatiku ke
rasa yang lain.
yang ada di hatiku sebelum
ia membakar seluruh
tubuhku, hapuskanlah
pikiranku sebelum ia
mengendalikan otakku.
Tenggelamkanlah jiwaku
sebelum jiwaku
memunculkan dirinya.
Pudarkanlah cinta dan
sayang ini sebelum ia
mewarnai hari-hariku.
Jahitlah mulutku sebelum ia
bertutur, butakanlah aku
sebelum aku melihatnya dan
tulikanlah aku sebelum
mendengarnya,
lenyapkanlah panca
inderaku ini untuknya
karena jika semua itu tak
terjadi, aku akan luluh lagi
karenanya.
Perasaanku yang dulu kuat
bagai batu untuknya kini
telah menjadi lumpur yang
sangat becek dibuatnya,
lemah dan tak berarti. Aku
berikan semua yang
dikehendaki olehnya tapi
kemudian setelah aku
lumpuh, dia masih tega
mengiris-irisku kemudian
menikamku dengan kata-
katanya, tak berartikah
semua yang telah kuberikan
untuknya.
Angin terlalu tinggi
membawanya ke angkasa
kini, tapi tak sadarkah ia
bahwa ketika ia semakin
tinggi dan kemudian ia
terjatuh maka ia akan
merasakan sakit yang amat
sangat karena jatuh dari
ketinggian langit tertinggi. Ia
kini buta akan tanah yang
telah membuatnya hidup,
lupa akan air yang
membuatnya tumbuh, lupa
akan rasa yang telah
memberinya kebahagiaan. Ia
kini merasa mampu
berpindah seenaknya dari
satu hati ke hati yang lain
dan melupakan kisah-kisah
yang membuatnya sangat
berarti dahulu. Apakah ia
bagai patung yang tak
memiliki rasa kini.
Matahari tak sehangat
dahulu, ia pun yang dulu
mulia kini lebih jahat dari
segala mahluk. Rasa, jiwa,
hati, mata, telinga, mulut
ataupun lidahnya tak lagi
menyinarkan kejujuran
bahkan nafasnya pun tak
harum lagi. Mengapa ia
sangat berubah dari yang
ku kenal dahulu, mengapa ia
terlalu murah untuk
mengumbar rasanya,
mengapa ia terlalu mudah
untuk dimiliki. Menyesallah
sebelum penyesalan
menjemputmu.
Mata ini terlalu perih untuk
melihat kenyataan hari ini,
telinga ini pun sakit
mendengarkan cerita duka
dunia ini, hati ini pun luka
mengetahui rasa yang
sebenarnya, semua
gerakan lidah tertuju
padanya. Tak tahukah dia
bahwa musuh tak selamanya
musuh dan sahabat tak
selamanya abadi karena roh
ini pun takkan selamanya
melekat di raga ini.
Semua dibawah langit
seakan dapat ditaklukkan
olehmu, sesungguhnya jika
engkau sadar bahwa hati-
hati yang mengisi hatimu kini
tenyata terlalu cepat
melupakanmu setelah
menghisap sari yang ada
dihatimu, itu karena mereka
cuma menginginkan
kenikmatan yang kemudian
menjadikanmu sampahnya
dan itu terjadi karena
mereka cuma mejadikanmu
mainan dari rasa-rasa
mereka. Tak pernahkah
engkau sadari arti hadirku
disini yang menawarkan
sejuta warna hati,
menyuguhkan kepercayaan
cinta sejati, dan mencoba
memberi kenyataan dari
mimpi-mimpimu. Aku telah
berusaha dengan amat
sangat merubah diriku
seperti keinginanmu demi
kesenaganmu, tapi engkau
justru mengangapku tak
ada seperti asap, seakan
tak berarti seperti
bayangan, tak
menghiraukanku bagai angin
lalu.
Kita lahir dari dada Tuhan
yang ditelurkan oleh jiwa
alam, kita merangkak
bersama, berjalan bersama
tetapi saat engkau berlari
meninggalkanku begitu jauh
dan kemudian hari yang
kejam itu pun memisahkan
kita dan menyesatkanmu.
Kenangan yang tertangkap
di dinding hari yang telah
kita lalui tak mampu
menyadarkanmu akan cinta
yang begitu tulus ini. Lupa,
lupa dan lupakah engkau
akan semua cerita dahulu,
buta, buta dan butakah
engkau akan kegemerlapan
cinta-cinta sesaat dan hati-
hati yang palsu serta rasa-
rasa yang semu. Jubah
impian belaka itu terlalu
tinggi menutupi pandangan
jiwamu.
Kata-katamu terlalu tajam
merobek hatiku, sikapmu
terlalu dalam menusuk
jiwaku, cintamu terlalu
mengoyak-ngoyak
pikiranku. Engkau
membuatku sakit tapi tak
dapat membunuhku dan aku
tak ingin engkau menjadi
penguasa raga maupun
pikiranku. Namun kesakitan
parah itu merubahku kini
serta engkau yang
membuatku harus
melupakanmu.
Walau hatiku mungkin
takkan pernah lagi dapat
engkau miliki tetapi aku
akan selalu ada untukkmu.
Yakinlah bahwa aku akan
tetap menyayangimu dan
takkan melupakan hati yang
dahulu mengisi
kebahagiaanku.
Melalui jendela langit aku
ingin selalu melihatmu …
melalui angin aku ingin
selalu mendengarmu …
melalui sinar matahari aku
ingin selalu mengetahui
rasamu … melalui bau hari
aku ingin engkau tahu
bahwa jiwaku masih milikmu
karena Angin itu telah
menerbangkan hatiku ke
rasa yang lain.
Rabu, 09 Maret 2011
MantanQ
sekarang kita telah
berpisah
berpisah bukan atas ingin
ku dan ingin mu
takdir berkata kita harus
berpisah
aku sayang pada mu
begitu pun kamu
aku ga tau kenapa semua
ini terjadi
aku tau aku yg salah
tapi kata maaf dr ku kan
sia ’sia
karna semua sudah
terlambat
kini kau telah memilih diri
nya
yg akan menikmati indah
nya cinta dr diri mu
oh sayang ku, kau kan
selalu ku cintai, ku nanti
‘ku kan setia menunggu
kembali seperti yg dulu lagi
berpisah
berpisah bukan atas ingin
ku dan ingin mu
takdir berkata kita harus
berpisah
aku sayang pada mu
begitu pun kamu
aku ga tau kenapa semua
ini terjadi
aku tau aku yg salah
tapi kata maaf dr ku kan
sia ’sia
karna semua sudah
terlambat
kini kau telah memilih diri
nya
yg akan menikmati indah
nya cinta dr diri mu
oh sayang ku, kau kan
selalu ku cintai, ku nanti
‘ku kan setia menunggu
kembali seperti yg dulu lagi
Langganan:
Komentar (Atom)